tulisan animasi

OM SVASTIASTU, SELAMAT DATANG & SELAMAT MENIKMATI BLOG INI

Thursday, June 4, 2020

PEMBANGUNAN BIDANG AGAMA


PEMBANGUNAN BIDANG AGAMA
Prof. Dr. Moh. Isom, M.Ag
Sekretaris Badan Litbang dan Diklat

Dalam paparannya Prof. Dr. Moh. Isom, M.Ag, selaku Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Pancasila merupakan sebuah konsensus bersama, Pancasila merupakan kristalisasi dari nilai-nilai ajaran agama, siapapun kita, agama apapun kita, suku apapun kita tugas kita adalah menjaga dan menjalankan amanah pancasila sesuai dengan profesi dan tanggungawab kita untuk kemajuan bangsa dan Negara Indonesia.


Selanjutnya dijelaskan Visi dan Misi Kementerian Agama 2020-2024:
Visi :
Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam pembangunan masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.

Misi:
1.      Meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama
2.      Memperkuat moderasi beragama dam kerukunan umat beragama
3.      Meningkatkan layanan keagamaan yang adil, mudah dan merata
4.      Meningkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu
5.      Meningkatkan produktivitas dan aya saing pendidikan
6.      Memantapkan tata kelola kepemerintahan yang baik (good Governance)

Tujuan:
1.      Peningkatan kualitas umat beragama dalam menjalankan ibadah
2.      Penguatan kualitas moderasi beragama dan kerukunan umat beragama
3.      Peningkatan umatberagam yang menerima layanan keagamaan
4.      Peningkatan peserta didik yang memperoleh layanan pendidikan berkualitas.
5.      Peningkatan lulusan pendidikan yang produktif dan memiliki daya saing komparatif dan
6.      Peningkatan budaya birokrasi kepemerintahan yang bersih, melayani dan responsif

Indonesia adalah satu-satunya negara yang memiliki lembaga Kementerian Agama. Ini merupakan sebuah fakta bahwa Indonesia bukanlah negara sekuler dan Indonesia pun bukanlah negara agama. Indonesia adalah Negara Kesatuan yang menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran agama dan kepercayaan yang hidup dan berkembang di dalam masyarakat. Indonesia, melalui Ideologi dan Konstitusinya telah menempatkan agama sebagai “ruh” dalam tatanan system pemerintahannya, hal ini tercermin dalam Sila Pertama Pancasila “Ketuhanan yang Maha Esa” dan Pasal 28E, 28I, serta 29 ayat (1) dan (2) UUD NKRI Tahun 1945."

Pembangunan Dalam Bidang Agama
Pembangunan yang dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang berakhlaq, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menciptakan masyarakat yang berkualitas dalam ekonomi dan sosial


Peran  Kementerian Agama Dalam  Pembangunan    Bidang  Agama
ü  Meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama, penguatan generasi, dan tuntunan umat beragama serta penyediaan layanan yang adil dan merata
ü  Meningkatkan pemberdayaan, dan sumber daya ekonomi umat, perluasan akses pendidikan dini ciri khas agama, pendidikan agama dan keagamaan
ü  Meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan umum berciri khas  agama, pendidikan agama dan keagamaan
ü  Menguatkan kreativitas dan peningkatan daya saing pendidikan agama dan keagamaan
ü  Turut serta dalam pembangunan bidang agama dan keagamaan di era revolusi digital

Tujuan Moderasi Beragama
ü  Beragama yang manusiawi, sesuai fitrah dan harkat martabat sebagai manusia
ü  Beragama yang profetis, sesuai dengan nilai universal kemanusiaan, nilai kebenaran dan kemaslahatan universal dan sunnatullah
ü  Beragama yang living, membumi, tidak formalitas dan tidak identitas-simbolis apalagi pragmatis. Tidak berhadap-hadapan dengan budaya, adat istiadat.
ü  Beragama bukanlah menjadikan manusia bertindak seperti Tuhan, bertindak atas nama Tuhan yang mengorbankan hidup dan kehidupan umat manusia.

Tuesday, June 2, 2020

PEMBUKAAN DIKLAT JARAK JAUH (DJJ) DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF MODEL-MODEL PEMBELAJARAN ANGKATAN II 2 S/D 24 JUNI 2020

Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di tengah mewabahnya Covid-19 di Indonesia. Salah satu agenda di tahun 2020 ini, BDK Denpasar dalam peningkatan kualitas guru adalah dengan menyelenggarakan Diklat Jarak Jauh (DJJ) yang terbagi dalam beberapa angkatan, salah satunya adalah Diklat Jarak Jauh (DJJ) Diklat Teknis Substantif Model-Model Pembelajaran Angkatan II wilayah kerja Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan Diklat Model-Model Pembelajaran Angkatan II secara resmi dibuka oleh Kepala Pusdiklat Kementerian Agama RI, Dr. H. Mahsusi, M.M., Selasa, (02/06/2020) diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari perwakilan wilayah kerja Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar.

Pada kegiatan pembukaan, Mahsusi menyampaikan lima prioritas kinerja Kementerian Agama RI yakni:

  1. Pemberantasan korupsi yang diduga masih terjadi pada satker-satker di lingkup Kementerian Agama RI
  2. Penguatan Moderasi Beragama
  3. Peningkatan mutu pendidikan Agama dan Keagamaan
  4. Penyelenggaraan Haji dan Umroh
  5. Jaminan produk halal.

Kepada seluruh peserta diklat Mahsusi pun mengingatkan bahwa arah pengembangan sumber daya manusia yang menjadi prioritas dalam kegiatan diklat ini adalah untuk meng-upgrade atau mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia di bidang pendidikan serta meningkatkan (up to date) atau memperbaharui kualitas sumber daya manusia agar guru mampu melaksanakan tugas dengan memanfaatkan teknologi kekinian, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik bagi para peserta didik. Mengakhiri sambutannya, Beliau berpesan kepada para peserta Diklat agar "selalu perkokoh disiplin dalam semua aktivitas, bekerja secara professional, bekerja dengan serius dan tidak asal-asalan, selau berusaha untuk menguasai Informasi Teknologi (IT), luruskan niat untuk belajar sepanjang hayat, dan tekadkan diri untuk menjadi guru yang berprestasi," karena guru yang dibutuhkan negara adalah guru yang sukses berkarya dan sukses berkarir. Selamat kepada para peserta DJJ, semoga apa yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diapliasikan dalam pembelajaran di kelas.

I Made Wiswaham, S.Ag
Kementerian Agama Kabupaten Jembrana (SMP Negeri 5 Negara)